Postingan

Dokumentasi Cagar Budaya (Drs. Marsis Sutopo, M.Si)

Gambar
Koleksi Film Selluloid BKB Keberadaan dokumen yang terkait dengan perjalanan hidup bangsa, seperti dokumentasi sejarah, terutama sejarah yang tertuang dalam bentuk tulisan mempunyai arti yang sangat penting. Untuk perbaikan di masa depan dibutuhkan rekonstruksi sejarah berdasarkan dokumen-dokumen dari masa lalu itu. Dokumen yang terkait sejarah suatu bangsa sangat penting dan strategis untuk menangani masa depan bangsa bersangkutan. Paling tidak, hal itu bisa digunakan sebagai referensi dalam pembuatan perencanaan dan pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dokumen berfungsi pula untuk memperpanjang ingatan bangsa, baik menyangkut pelaksanaan kegiatan, peraturan, atau pelaku sejarah. Jika tak punya pembanding, kita akan selalu bergerak dari awal lagi dan terbuka kemungkinan melakukan kesalahan serupa terus-menerus. Bukannya terus maju ke depan. Dokumen bersejarah penting pula untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Buku "The Nightmare on Nightmare Side"; Seram dan Seru

Gambar
Sampul depan buku The Nightmare on Nightmare Side. Sebagai penyuka cerita horor dalam bentuk cerpen atau novel, bagi saya adalah keharusan untuk membelinya. Apalagi kalau cerita horor itu berpadu dengan genre action seperti jalan cerita dalam  game Resident Evil dan The Evil Within (meski kenyataannya, porsi horor di sana lebih dominan). Saya sendiri lupa sejak kapan mulai suka dengan cerita horor, tapi yang jelas sesuai dengan karakter saya yang terkadang ‘sembrono’ datang ke beberapa situs sejarah yang saya pahami memiliki sisi mistis. Karena itu juga, saya jadi termotivasi untuk membuat cerita fiksi bergenre horor karya saya sendiri (Petaka Biohazard: Bunga Mawar Misterius, yang bisa dibaca di blog ini). Bagi kalian warga kota Bandung atau pendengar setia Ardan Radio 105.9 FM Bandung, tentu sudah tidak asing dengan Nightmare Side. Acara horor setiap malam Jumat yang dimulai setiap pukul 22:00 WIB ini sudah ada di stasiun radio tersebut sejak beberapa tahun sebelum...

Pesona Bogor Memikat Seorang Willem Baron van Imhoff

Gambar
Gustaaf Willem Baron van Imhoff (8 Agustus 1705 - 1 November 1750). Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1743 - 1750. Kota Bogor menjadi salah satu kota populer di Jawa Barat. Selain karena suasananya, kota yang berlokasi di selatan Jakarta ini menjadi tujuan wisata bagi mereka yang ingin melepas penat di akhir pekan. Saya sendiri sangat suka pergi ke Bogor, dan setidaknya dalam satu bulan saya bisa satu-dua kali datang ke sana hanya untuk berjalan-jalan sendiri atau bersama teman-teman ke beberapa tempat yang saya ketahui. Kota ini menawarkan banyak hal yang saya anggap menarik mulai dari budaya, kuliner hingga peninggalan sejarah di dalamnya. Entah pesona tak kasat mata seperti apa yang memikat banyak orang untuk datang dan berwisata di Kota Seribu Hujan tersebut. Bagi saya pribadi, daya tarik kota ini adalah banyaknya cagar budaya dengan nilai historis yang luar biasa dan tentunya kuliner khas yang bisa saya temukan. Ratusan tahun yang lalu, wilayah yang kita sebut seba...

Tiga Nama Besar di Jakarta; Blusukan Heritage Traveller

Gambar
Saya dan rekan Heritage Traveller saya, Rex El Kusuma, mengunjungi area Museum Bahari dan Menara Syahbandar yang berada di Jakarta Utara. Bagi saya pribadi ini bukan kedatangan yang pertama kali ke tempat yang berada tidak jauh dari area utama Wisata Kota Tua Jakarta yang berada di sebelah selatan. Datang ke Museum Bahari Hari Sabtu, 21 April 2018 yang lalu, saya tiba seorang diri di area Museum Bahari dan Menara Syahbandar, Jakarta Utara. Dari Pamulang (Tangerang Selatan) menuju ke lokasi saya menggunakan sepeda motor. Sebenarnya bukan pertama kali saya datang ke sana. Pertama kali saya datang di bulan Mei 2017 lalu dan kemudian sesekali menyempatkan diri untuk kembali berkunjung. Sambil menunggu teman Heritage Traveller saya yaitu Rex El Kusuma yang datang menyusul dari tempat kerjanya di RS Pantai Indah Kapuk, saya pun memilih menunggu sambil mengobrol sebentar dengan petugas penjaga yang ada di dekat Menara Syahbandar. Sengaja saya dan Rex memilih datang le...

Tonggak Sejarah Nusantara dari Pedalaman Mahakam

Gambar
Prasasti Yupa I aka Mulawarman I (D2 a) Sungai Mahakam adalah sungai besar yang berhulu di lima pegunungan, yaitu Pegunungan Kapuas Hulu, Kapuas Hilir, Schwaner, Muller, dan Iban. Sejak masa lampau sungai ini telah memiliki peran penting sebagai jalur lalu lintas dari hulu ke hilir, begitu pun sebaliknya. Di Desa Brubus, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur telah ditemukan tujuh buah tiang batu yang mana pada ketujuhnya dipahatkan prasasti dalam aksara Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Ketujuhnya menjadi catatan penting tonggak awal zaman aksara di Indonesia. Ketujuh prasasti pada tiang batu inilah yang dikenal dengan sebutan “Yupa”. Disebut demikian sesuai dengan penyebutan yang tercantum dalam beberapa isi prasasti. Penamaan Prasasti Muara Kaman didasarkan pada tempat ditemukannya ketujuh tiang batu tersebut, yaitu di daerah Muara Kaman. Disebut pula dengan Prasasti Mulawarkan disebabkan karena prasasti ini dikeluarkan di masa p...

[FOTO] Sinau Aksara & Bedah Prasasti, Museum Nasional

Gambar
Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) pada hari Minggu, 18 Maret 2018 telah sukses menyelenggarakan “Sinau Aksara & Bedah Prasasti” sesi pertama dengan materi Aksara Pallawa. Museum Nasional menjadi tempat penyelenggaraan karena memiliki berbagai prasasti bersejarah yang menggunakan huruf Pallawa. Para peserta mula-mula mengikuti pengenalan huruf Pallawa. Selanjutnya para peserta diajak untuk melihat dan mempelajari langsung tulisan dalam huruf Pallawa yang ada pada beberapa prasasti. Tidak ketinggalan juga para peserta juga dilatih untuk menuliskan nama sendiri dengan menggunakan huruf Pallawa dengan baik dan benar. Peserta yang datang berasal dari berbagai komunitas, akademisi dan lain-lain. Salah satu yang menarik adalah selama acara berlangsung, para peserta mendapatkan suguhan snack dan minuman tradisional. Jagung, ubi, kacang tanah dan singkong rebus lengkap dengan minuman sari dan susu jahe disajikan di meja yang telah disediakan. Di akhir acara...

Ayo Berbelanja ke Pasar Tradisional!

Gambar
Salah satu pasar tradisional di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten Seminggu yang lalu, ibu saya mengajak saya pergi ke sebuah pasar tradisional di Pamulang, Tangerang Selatan. Ada beberapa bahan makanan yang ingin dibeli seperti sayur-mayur, tempe, bakso dan lain-lain. Letak pasarnya memang tidak jauh, dengan mengendarai sepeda motor hingga beberapa ratus meter, tempat yang dituju dapat dicapai. Memang, sudah menjadi tradisi bagi kaum ibu untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional. Meskipun bukan pengalaman pertama, saya tetap antusias memperhatikan situasi dan kegiatan jual-beli yang ada di pasar tradisional. Keberadaan pasar tradisional sudah beriringan bersama sejarah perjalanan manusia. Dalam setiap peradaban, kegiatan perekonomian pun turut berkembang. Setiap manusia dalam peradaban itu membutuhkan apa saja yang berguna dalam hidupnya. Sandang, papan dan pangan menjadi kebutuhan penting manusia sejak ratusan tahun dan selebihnya. Berawal dari tu...