Postingan

Diskusi dan Pameran "50 Inisiatif Pak Harto Untuk Indonesia dan Dunia"

Gambar
Sosok yang dikenal dengan jargon “Mikul Dhuwur Mendhem Jero” itu sudah berpulang di tahun 2008 lalu. Namun inisiatif dan buah pikirnya masih dapat dinikmati oleh para generasi penerus yang hidup di hari ini. Sepanjang pemerintahannya ada begitu banyak program pembangunan dan kemajuan yang dilaksanakan. Dari semuanya, sebanyak lima puluh dipilih oleh Mahpudi sebagai contoh nyata yang dapat dibaca oleh masyarakat dengan judul “50 Inisiatif Pak Harto Untuk Indonesia dan Dunia”.

Dokumentasi Sahabat Budaya Indonesia Dalam Pameran Bersama Museum di DPR RI, 19 - 21 Agustus 2019

Gambar
Sahabat Budaya menjadi salah satu partisipan di pameran yang digelar dalam rangka HUT DPR RI ke-74 dan HUT Museum DPR RI ke-28, yang berlangsung selama tanggal 19 - 21 Agustus 2019. Bertemakan "Museum Untuk Kemajuan Informasi dan Peradaban Bangsa", acara ini juga menampilkan pameran foto anggota DPR RI periode 2014 - 2019, seminar, talkshow dan pentas seni. Pembukaan dilakukan oleh Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan Kemdikbud) dan Fadli Zon (Ketua DPR RI).

Talkshow "Kopikan Museum Tekstil" Bersama Duo Edy

Gambar
Kopi memiliki jejak sejarah yang panjang di Nusantara. Dari gudang-gudang milik VOC di Batavia, kopi menjadi salah satu komoditas penting. Orang Eropa pun mulai mengenal kopi sebagai minuman penuh kenikmatan. Di masa kini, gaya hidup modern menjadikan kopi sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Di mana saja akan mudah ditemui kafe atau coffee shop di tempat-tempat strategis bahkan warung kopi di tengah pemukiman padat. Berangkat dari sini, Disparbud (Dinas Pariwisata dan Budaya) DKI Jakarta melihat adanya cara baru agar pengunjung museum bisa menikmati pengalaman berbeda. Tentu saja, minum kopi di sela-sela kunjungan ke museum di gerai khusus.

Ibu-Ibu Berlatih Membatik Bersama Sahabat Budaya Indonesia

Gambar
Tidak semua orang dapat membatik, namun kita dapat belajar melakukannya. Seperti yang dilakukan para ibu dari bidang pendidikan Dharma Wanita Persatuan Pusat yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis lalu, 1 Agustus 2019. Mereka berkumpul untuk mengikuti pelatihan membatik yang diadakan oleh Sahabat Budaya Indonesia di bawah bimbingan Muhammad Sartono atau yang biasa disapa Abang Ahmad.

Menjadi Pemuda Yang Berprestasi: Motivasi Dari Athalla P. Hardian dan Puji Lestari

Gambar
Menjadi pemuda harus memiliki impian untuk berprestasi. Tidak harus terpaku pada satu hal yang dianggap kebanyakan orang sangat bagus, jadilah berpestasi dalam bidang ataupun ilmu yang kita tekuni. Itulah yang saya tangkap dari talkshow Dialog Pemuda: Menjadi Pemuda yang Berprestasi yang diadakan di Museum Sumpah Pemuda hari ini, Kamis 25 Juli 2019. Dengan menghadirkan Athalla Hartiana P. Hardian (None Jakarta 2018) dan Puji Lestari (atlet panjat tebing Indonesia) sebagai narasumber, dialog yang dipandu oleh Harianto Saputera dari RRI (Radio Republik Indonesia) ini dihadiri banyak anak muda yang sebagian besarnya adalah murid SMA (Sekolah Menengah Atas).

Sinau Batik Bersama di Panti Sosial Tresna Werdha

Gambar
Hari ini tanggal 23 Juli, bersama Muhammad Sartono alias Abang Ahmad saya mendatangi Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 atau yang juga dikenal dengan Panti Jompo Sasana Tresna Werdha yang berlokasi di Jl. Jelambar Selatan II No. 10, Jelambar, Jakarta Barat. Tujuan kedatangan kami adalah untuk mengadakan sinau batik sebagai pengisi waktu para lansia yang berada di sana. Meski secara teknis ditangani Abang Ahmad karena memang beliau berpengalaman, saya ikut membantu dan juga mendokumentasikan kegiatan yang berlangsung.

Wisata Budaya ke Baduy Luar Bersama Abang Ahmad (Kumpulan Foto)

Gambar
Tiba di Ciboleger, 13 Juli 2019 Saya mendapat kiriman yang sangat berharga dari perjalanan wisata budaya ke wilayah suku Baduy Luar yang diselenggarakan Sahabat Budaya Indonesia, yakni beberapa foto tentang keadaan di sana. Dalam perjalanan selama dua hari (13-14 Juli 2019) ini Muhammad Sartono alias Abang Ahmad mengajak serta Ibu Gemala Hatta (putri salah satu proklamator RI, Prof. Dr. Mohammad Hatta atau yang lebih dikenal dengan Bung Hatta). Para peserta yang lain adalah para remaja, ibu rumah tangga, dosen di UI (Universitas Indonesia) hingga pejabat di pemerintahan rekan-rekan dari Ibu Gemala sendiri. Ada juga yang berasal dari Anggota Perancang Busana Etnik yang sedang mengeksplorasi tenun Baduy dalam fashion modern.